Beberapa waktu lalu, saya membeli buku yang berjudul “Strategi Bisnis Muskesh Ambani, Orang Terkaya di Dunia”. Setelah saya baca, saya langsung tulis poin-poin penting (semacam resume) lalu saya posting di blog saya ini, tapi apa daya, “catatan” yang saya buat entah keslimpet di mana di dalam hardisk tanktop laptop saya. Setelah buka-buka folder, akhirnya ketemu juga resume dari buku tersebut. Berikut resume yang saya tulis ulang dari buku tersebut.
Semoga bermanfaat.
7 Poin Menuju Sukses :
- Ciptakan sebuah lingkungan yang terbuka. Biarkan setipa orang memberikan konstribusi tetapi perusahaan tidak bergantung pada sekelompok individu.
- Ambil beberapa ahli nomor satu dari luar dan tempatkan pemuda-pemuda berusia 25 tahunan untuk belajar dari mereka.
- Berinvestasilah dalam bisnis masa depan dan berinvestasilah dalam mencari bakat.
- Lihat persoalan dengan cara berbeda.
- Ubahlah kekurangan yang ada dalam perusahaan menjadi peluang.
- Buatlah strategi lain yang kadang berlawanan dengan apa yang biasa dilakukan perusahaan lain.
- Jangan takut membuat kesalahan. Selalu belajar dari kesalahan dan terus memperbaiki diri.
Sikap Positif demi Kemajuan :
- Selalu fokus pada tujuan, bukan pada hambatan. Sekali fokus pada hambatan, anda akan kehilangan tujuan.
- Bertanggungjawblah kepada diri sendiri, kesadaran diri, dan Tuhan. Jangan kembangkan sikap negatif meskipun orang lain menyerang hingga level personal. Tak perlu balas dendam.
- Selalu berpikiran ke depan, 10, 20 tahun, lalu membuat rencana.
- Tanamkan keyakinan : Kami akan selalu bisa mengatasi untuk mencapai tujuan.
Sari Pelajaran Hidup :
- Ketika kita dibiarkan melakukan apa yang kita inginkan, kita akan menemukan potensi sejati kita.
- Bagaimana sibuknya, betapapun besarnya tekanan yang dialaminya, hari minggu adalah hari khusus untuk istri dan anak-anaknya.
- Selalu mendorong diri sendiri untuk mencapai keberhasilan.
- Membuktikan kepada karyawan sendiri bahwa mereka tidak lebih rendah dibandingkan dengan orang lain di dunia.
- Senior harus memberi anak muda berusia 25 tahun yang cemerlang untuk memberikan konstribusi secara berarti.
- Memiliki keyakinan diri dan kemampuan untuk mengubah keyakinan itu menjadi realitas.
Gaya dan Kiat Managemen :
- Berjalanlah seperti lipan dengan seribu kakinya sehingga jika beberapa kakinya patah, perusahaan akan terus berjalan tanpa terpengaruh.
- Bisnis selalu penuh resiko. Berhasil atau tidak bergantung pada kemampuan untuk mengelola dan mengurangi risiko.
- Kenalilah peluang-peluang.
- Selalu bertanya pada diri sendiri apa yang bisa dilakukan para karyawan untuk membuat peluang itu menjadi nyata dan kompetensi-kompetensi apa yang mereka perlukan.
- Gagal bukan tabu. Yang paling penting adalah bagaimana memperbaiki diri.
- Milikilah keyakinan, maka apa yang kita yakini akan bisa terjadi.
- Perbaruilah manufaktur menjadi skala dunia, dengan akses lebih mudah ke bahan mentah.
- Anda tidak membutuhkan para pemimpin yang mengatakan kami akan memotivasi anda, tetapi para pemimpin yang bisa membawa perusahaan anda sekuat mereka yang sukses dengan berbasis ilmu pengetahuan.
- Selalu tumbuh dan berkonsolidasi pada saat yang sama.
- Memimpin dengan kepercayaan, cinta dan contoh.
Kompetensi Mukesh Ambani :
- Mampu berpikir secara luas dan mendalam, untuk melihat baik gambar besar secara keseluruhan maupun detail-detail tempat keuntungan tersembunyi.
- Seorang pencatan yang teliti.
- Pekerja keras.
- Mampu menjaga level informasi dalam kepalanya tanpa menderita overload, tetapi Mukesh Ambani melakukan dengan relatif ringan.
- Eksekutor yang tangkas.
- Genius dan kuat, yang membuatnya selalu bertindak tepat dalam menjalankan proyek-proyek besar.
- Mampu merakit sejumlah besar orang, kemampuan-kemampuan manajemen proyek, modal dan kemudian melaksanakannya.
10 Prinsip Manajemen Mukesh Ambani*:
- Buatlah seleksi dan penempatan terbaik. Seleksi bagi posisi puncak hendaknya dilakukan secara bijaksana dalam waktu yang tepat dengan bekerja dengan orang-orang yang berbeda.
- Jelaskana misi dan aturan-aturan.
- Investasikan nilai-nilai. nilai-nilai hendaknya diberi prioritas dalam membuat keputusan.
- Perhatika pentingnya informasi. Manajemen informasi yang akurat adalah kunci dalam membuat keputusan yang benar. Gunakan level sistem teknologi yang tinggi untuk menyaring secara akurat berbagai realitas.
- Tempatkan kepemimpinan berdasarkan pengetahuan dan kekuasaan.
- Hubungkan pelatihan dengan kebutuhan. Pelatihan harus secara cermat dirancang untuk melengkapi berbagai posisi dengan kemampuan-kemampuan yang dibutuhkan.
- Tingkatkan kekayaaan melalui perdagangan. Perdagangan harus meningkatkan tujuan untuk melayani orang dan memperkaya kualitas diri.
- Lakukan pemerikasaan untuk memastikan keadilan dan menendalikan ketidakadilan yang mencolok.
- Berikan penghargaan. Sistem gaji dan pajak hendaknya dirancang untuk memotivasi karyawan untuk bekerja lebih dan meraih lebih.
- Lakukan strategi-strategi inovasi : Mengembangkan, meningkatkan optimisme, memaksimalkan sumber daya, dan menentukan tujuan percakapan.
*menurut Puneet Arora, Seorang penulis India.
& Komentar
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar














Mantap….
yg penting implementasinya.. betul gak bro…
Setiap orang memiliki caranya sendiri untuk sukses. Terkadan bisa serupa tapi tak selalu sama. Ambillah apa yg paling nyaman dan membuat Anda semakin berkembang. Jangan ambil semuanya jika itu malah membebani Anda.
(resume) kok masih panjang juga, hehe ga kebayang deh bukunya …
btw thanks for resume
kayaknya bagus nich buku y pram……antrian di dompet