Ada sebagian orang yang berpemahaman, POKOKNYA YANG BERBAU AMERIKA WAJIB KITA PERANGI … SIAPAPUN DIA … ORANG-ORANG YANG DIANGGAP ORANG KAFIR BOLEH DIBUNUH …!!!
Padahal Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam sendiri membagi-bagi orang kafir, mana yang boleh diperangi dan mana yang tidak boleh diperangi. Orang kafir dibagi menjadi 4 :
1. Kafir Dzimmy : Orang kafir yang tidak memerangi kita, dan orang kafir ini dalam islam seharusnya membayar jizyah (upeti) kepada muslimin
2. Kafir Mu’ahad : Orang-orang kafir yang telah terjadi kesepakatan antara mereka dan kaum muslimin untuk tidak berperang dalam kurun waktu yang telah disepakati, untuk orang kafir ini misalnya utusan negara lain seperti duta besar dll.
3. Kafir Musta’man : yaitu orang kafir yang mendapat jaminan keamanan dari kaum muslimin atau sebagian kaum muslimin, orang kafir seperti ini seperti halnya turis asing, wisatawan, orang asing yang bekerja di Indonesia .. Begitu dia masuk dan ada stempel Visa Indonesia , saat itu juga kemanan dia dijaga oleh pemerintah Indonesia
4. Kafir Harby : Orang Kafir yang memerangi kaum muslimin, misalnya : kalo Amerika nyerang Indonesia … maka kita harus memerangi mereka juga … jangan lari.
Dari ke-4 orang kafir ini, mana yang boleh diperangi… Jawabannya adalah yang no.4 KAFIR HARBY
BAGAIMANA KALO SELAIN NO.4 DIPERANGI, DIBUNUH … ???
Alih-alih kita dapat surga-Nya, jangan-jangan kita malah kena “ganjaran” setimpal karena kesalahan kita dalam mengamalkan ilmu atau kejahilan kita. Misalnya untuk kafir Mu’ahad: Ada hadits Dari Abdullah bin ‘Amr bn Al-Ash dari Nabi shallallahu`alaihi wa sallam. Beliau bersabda: ”Barangsiapa yang membunuh Mu’ahad maka ia tidak mendapatkan bau surga padahal baunya dapat dicium dari jarak perjalanan 40 tahun” [HR Al-Bukhori dan Ibnu Majah]
Hayo…jangankan dapat pahala. Malah nyium bau surga aja gak dapat…berat konsekuensinya… Misalnya lagi untuk kafir jenis musta’man. Kita akan ingat firman Allah: “Dan jika seorang di antara kaum musyrikin meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia agar ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ia ke tempat yang aman baginya. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui”. (QS. At-Taubah :6 ).
Begitulah indahnya Agama Islam. Tidak semua orang kafir kita perangi… Pada intinya kita berdakwah pada mereka, kita tunjukkan akhlak kita, dakwah kita … Mudah-mudahan suatu saat, entah itu kapan … Allah memberi hidayah pada dia.
Kalo Allah gak kasih hidayah ama orang itu.
Ya itu urusan Allah.
Tuhannya khan Dia … BUKAN SAYA.
& Komentar
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar














Betul..betul..betul !!! (ipin mode on)
Begitulah indahnya ajaran islam,
membenci pun ada batasannya, tidak boleh serta merta..;)
kadang ada yang aneh dengan argumen di artikel mu pram.
untuk yang kafir nomor 4, walaupun dia kafir atau muslim juga, kalau kita diperangi yah kita punya hak untuk balas menyerang.
nomor 4 pointnya bukan apakah dia kafir atau tidak, tetapi sedang diperangi atau tidak.
just trying to think out side the box. jangan terlalu terpaku pada islam.
kalau memang ada pilihan indah ini, kenapa masih ada yang memilih yang lain?
————————————
@ Pribadi :
Yup setuju dengan pendapat kamu, lhut … kafir atau muslim juga, kalau kita diperangi yah kita punya hak untuk balas menyerang, mungkin lebih tepatnya membela diri (kalau solusi damai sudah tertutup).
Dalam artikel ini dibahas macam-macam orang kafir yang menurut Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam dibagi menjadi 4.Dan ternyata gak semua orang kafir harus diperangi, ada orang kafir yang malah gak boleh diserang / diperangi.
tentang koment kamu : “just trying to think out side the box. jangan terlalu terpaku pada islam.” silakan jika itu adalah pemikiran kau,lhut.
tentang koment kamu : “kalau memang ada pilihan indah ini, kenapa masih ada yang memilih yang lain?” mungkin karena masih ada yang belum tahu bahwa ada pilihan yang indah ini.