Suatu hari saya ditanya oleh seorang sahabat, “Apa sih investasi terbaik yang dilakukan karyawan biasa seperti saya ? staf di divisi yang nyempil di perusahaan ini ? Apakah maen saham, trading forex, beli Reksadana atau Properti ?”
Pertanyaan tersebut, saya rasa tidak hanya muncul dari sahabat saya, tapi mungkin juga muncul dari sahabat-sahabat pembaca blog ini.
Investasi terbaik apa saja yang dapat dilakukan oleh seorang karyawan biasa? Menurut Brian Tracy dan Brad Sugar, investasi yang terbaik yang dapat dilakukan seorang karyawan biasa adalah : MENJADI YANG TERBAIK DI BIDANGNYA …!!!
Dengan menjadi yang terbaik, seorang karyawan biasa berkesempatan naik dan melompat masuk ke jajaran manajerial. Ini adalah sebuah dunia yang sangat berbeda dengan dunia karyawan umumnya. Sebuah dunia di awang-awang, dengan kebebasan untuk mengakses data dan mengontrol kinerja seluruh perusahaan.
Disini, Anda dapat belajar mengelola perusahaan secara praktek langsung. Ini adalah suatu pengalaman yang nantinya akan sangat berguna jika suatu saat Anda memutuskan untuk terjun ke dunia entreprenuer.
Jadi, Investasilah ke diri Anda sendiri …!!!
Bayarlah harganya …!!!
Bacalah buku-buku, dengarlah CD, ikutilah seminar dan pelatihan, bergabunglah dengan milis-milis yang membangun,
dan yang terpenting, PRAKTEKKAN LANGSUNG semua yang Anda pelajari …!!!
Mario Teguh berkata “Buatlah Diri Anda Tidak Pantas, Kemudian Menjadi Pantas, Lalu Menjadi Tidak Pantas Lagi
Arti yang terkandung dalam kalimat penuh makna tersebut adalah :
Dalam setiap pekerjaan, apapun jabatan Anda saat ini, Anda harus segera menjadi qualified (menjadi pantas!). Setelah itu, dengan kecepatan tinggi lampauilah pekerjaan itu dengan menjadi over-qualified (menjadi tidak pantas lagi) dan bersiap untuk naik ke jenjang berikutnya.
“Jangan pernah berharap pekerjaan Anda menjadi lebih mudah, berharaplah Anda yang menjadi lebih pintar” kata Jim Rohn.
Minimal dalam 3 tahun, atau dalam 1000 hari, Anda harus berhasil …!!! Harus naik pangkat …!!! Inilah ukuran waktu untuk keberhasilan. Jika tidak, pasti ada sesuatu yang salah.
Btw kenapa mesti 1000 hari ?
1000 hari menuju sukses adalah sebuah IDE. Inilah ukuran waktu untuk keberhasilan. Dan caranya sederhana : Sukses dalam 1000 hari atau mundur.
Pilihannya jelas,
Anda bekerja sungguh-sungguh dan berhasil, atau Anda mundur saja.
Ukuran keberhasilannya juga jelas,
Anda naik kelas, atau Anda mundur saja.
Waktunya jelas,
1000 hari (3 tahun) atau kurang, atau Anda mundur saja.
Mungkin Anda merasa 1000 hari adalah waktu yang lama ?
Tidak, sahabatku, waktu 1000hari bukan waktu yang lama.
Coba Anda renungkan 1000 hari Anda yang lalu,
Apakah ada perkembangan berarti dalam hidup dan karir Anda dalam 3 tahun ini?
Jika Anda menjiwai renungan Anda … Anda akan merasa bahwa 3 tahun itu berlari dengan cepat.
Sekarang, mari kita melihat ke masa depan.
Dengan mengambil patokan saat ini, bayangkan 1000 hari ke masa depan.
Lihatlah diri Anda pada saat itu.
Apakah Anda masih memakai mobil atau motor yang sama?
Mempergunakan kendaraan yang juga menua bersama diri Anda?
Tidak temanku,
1000 hari bukan waktu yang lama
Lalu, setelah berhasil, apa? What’s next?
Di saat kesempatan datang,
the choice in your hand,
Anda bisa mengejar target level managerial yang lebih tinggi lagi di perusahaan tempat anda bekerja,
atau
perusahaan lain yang dapat memberikan “sesuatu” yang lebih baik bagi anda,
atau
Anda bisa meloncat …!!!
Jadilah PENGUSAHA …!!!.
Seorang pengusaha yang telah menguasai managerial secara praktis tentunya berbeda kelasnya dengan yang tidak menguasai management sama sekali.
Tetapi, bagaimana jika kesempatan itu tidak datang?
Jika tidak datang, ya, so what?
Anda kini telah di posisi tinggi, bergaji tinggi, semua fasilitas terjamin, untuk apa usaha sendiri?
Anda dapat berinvestasi di saham atau reksadana, investasi di properti atau membeli perusahaan franchise, mengkonversi tabungan anda dari bentuk uang ke bentuk Logam Mulia untuk perlindungan nilai dari inflasi, dengan tetap mempertahankan jabatan Anda.
So, BUATLAH DIRI ANDA TIDAK PANTAS …!!!
salam kenal
blog yg inspiratif…
http://setia1heri.wordpress.com/2011/12/28/wadoh-kok-garuda-delay-lagi/
Posted by setia1heri | 28 December 2011, 14:39salam kenal….\dari :moh.amilin10.student.ipb.ac.id/
Posted by AMILIN | 8 January 2012, 11:24